Sekilas, mata kering dan mata merah terlihat sama. Tidak heran jika banyak orang tidak bisa membedakanya, sebab, keduanya mempunyai gejala yang hampir sama yaitu membuat mata gatal, kering, dan merah. Padahal keduanya berbeda.

 

 

Kenali Perbedaan Mata Kering dan Mata Merah

 

Pengalaman Mengenai Mata Kering

Saya pernah mengalami mata kering dengan gejala mata sepet, mata pegel, dan mata perih. Namun saya berpikir ini merupakan masalah kesehatan mata yang biasa. Sampai pada akhirnya masalah mata kering ini mengganggu aktivitas saya.

 

Apalagi saya bekerja sebagai konten kreator yang kerjanya bisa dikatakan selalu ada didepan layar komputer maupun handphone. Sebab sudah sangat mengganggu, saya memutuskan untuk mencari informasi mengenai masalah kesehatan mata.

 

Dan ternyata masalah mata yang saya alami adalah mata kering. Salah satu penyebab mata kering yaitu terlalu lama menatap layar. Benar saja saya mengalami mata kering. Ternyata mata kering dan mata merah juga berbeda. Supaya Anda bisa mengetahui juga perbedaan antara keduanya. Simak penjelasannya dibawah ini.

 

Apa Perbedaan Mata Kering dan Mata Merah?

Mata kering

Dibandingkan dengan mata merah, kondisi mata kering tergolong berat. Mata kering terjadi saat air mata tidak bisa melumasi mata dengan sempurna. Penyebabnya bisa karena produksi air mata yang tidak cukup atau kualitas air mata buruk.

 

Kondisi ini menyebabkan permukaan mata mengalami peradangan serta kerusakan. Kondisi mata kering membuat mata terasa perih, pegel, dan sepet. Mata kering bisa terjadi saat menatap layar gadget dan TV terlalu lama, ada di ruangan ber-AC terlalu lama, dan membaca terlalu lama.

 

Berkurangnya produksi atau kualitas air mata dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti penuaan, kondisi medis (lupus, scleroderma, hingga kekurangan vitamin A), juga kerusakan saraf kornea mata. Untuk mengatasi mata kering, Anda bisa menggunakan Insto Dry Eyes.

 

Mata merah

Kondisi mata merah merupakan kondisi iritasi ringan yang terjadi akibat kontak dengan alergen atau zat asing, seperti asap, polusi atau debu. Kontak ini mengakibatkan pembuluh darah di area mata membesar dan meradang maka lebih terlihat dan membuat mata berwarna merah.

 

Biasanya kondisi mata merah akan hilang dengan sendirinya tanpa bantuan dokter. Anda bisa menggunakan tetes mata untuk meringankan rasa gatal dan perih. Namun waspadai jika mata merah disertai beberapa gejala berikut :

  • Mata berwarna merah muda yang disertai rasa gatal, bengkak, juga panas.
  • Munculnya titik putih yang disertai rasa nyeri pada kornea dan penglihatan menurun. Hal ini dapat menjadi tanda adanya luka di kornea mata.
  • Semua permukaan mata berubah menjadi merah.

 

Obat tetes mata untuk mata merah dan mata kering

Ketika mengalami mata merah atau mata kering, obat tetes mata bermanfaat meredakan gejala seperti rasa gatal atau perih. Tetapi, pastikan menggunakan tetes mata yang tepat. Sebab berbeda kondisi mata merah, berbeda juga tetes mata yang digunakan.

 

Untuk itu tetes mata Insto hadir dengan dua varian untuk membantu mengatasi kondisi mata merah dan mata kering, yaitu Insto Regular dan Insto Dry Eyes.

  • Insto Regular

Insto Regular adalah tetes mata yang berfungsi mengatasi mata merah akibat iritasi ringan. Insto Regular mengandung zat aktif yang membantu meredakan mata merah karena asap, debu, dan polusi. Insto Regular tersedia dua ukuran yakni 7,5 ml dan 15 ml.

  • Insto Dry Eyes

 

Insto Dry Eyes merupakan solusi untuk mata kering sebab mengandung formula aktif yang bekerja menjadi pelumas mata serta mengurangi iritasi akibat kurangnya produksi air mata. #InstoDryEyes #SolusiMataKering bisa digunakan setiap hari sesuai aturan pakai. Obat mata kering ini tersedia dalam ukuran 7,5 ml.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bev Perdue Dapat Gelar Gubernur Terbodoh di North Carolina, Ternyata Gara-Gara Ini Previous post Bev Perdue Dapat Gelar Gubernur Terbodoh di North Carolina, Ternyata Gara-Gara Ini
Temukan Bali yang Sebenarnya dengan Bali Finder Next post Temukan Bali yang Sebenarnya dengan Bali Finder