Pernahkah kamu sedang berada di momen yang sudah lama dinantikan, tetapi tiba-tiba mata terasa tidak nyaman? Saya pernah mengalaminya. Saat itu, saya sedang menghadiri sebuah acara bersama orang-orang terdekat yang sudah lama ingin saya temui. Momen tersebut seharusnya menjadi waktu untuk menikmati obrolan, mengabadikan foto, dan bersenang-senang. Namun, di tengah acara, muncul rasa Mata SEpet, disusul mata terasa PErih dan semakin LElah.
Awalnya saya menganggapnya biasa saja. Toh, rasa sepet dan perih pada mata mungkin hanya karena terlalu lama melihat layar atau kurang beristirahat. Ternyata, keluhan tersebut bisa menjadi bagian dari Gejala Mata Kering. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa keluhan yang terlihat SePeLe ternyata tetap perlu diperhatikan. Mata Kering Jangan Disepelein, apalagi jika keluhannya sering muncul dan mulai mengganggu aktivitas.
Ketika Mata SePeLe Mengganggu Momen yang Dinantikan
Gejala mata kering saya mulai terasa ketika sedang sibuk melihat layar ponsel untuk mengambil foto dan merekam suasana acara. Setelah cukup lama menatap layar, mata mulai terasa sepet dan seperti ada sesuatu yang mengganjal. Tidak lama kemudian, muncul rasa perih dan mata terasa lelah.
Keluhan tersebut membuat saya beberapa kali mengucek mata dan mengurangi aktivitas melihat layar. Padahal, saya ingin menikmati setiap detik momen yang sudah lama dinantikan. Bahkan ketika diajak berfoto, saya merasa kurang nyaman karena mata terasa berat dan sulit berkonsentrasi.
Dari pengalaman itu, saya menyadari bahwa mata yang terasa sepet, perih, atau lelah tidak selalu boleh dianggap sebagai gangguan kecil. Kondisi mata kering dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti rasa mengganjal, sensasi terbakar atau perih, mata merah, berair, dan penglihatan yang terasa tidak nyaman. American Academy of Ophthalmology juga menjelaskan bahwa penggunaan perangkat digital dapat membuat seseorang lebih jarang berkedip sehingga mata lebih mudah mengalami kekeringan. [Referensi: American Academy of Ophthalmology, “What Is Dry Eye?”]
Apa Penyebab Umum Mata Kering?
Mata kering terjadi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata atau kualitas air mata tidak mampu menjaga permukaan mata tetap nyaman. Salah satu kebiasaan yang sering berkaitan dengan keluhan tersebut adalah terlalu lama menatap layar.
Selain penggunaan komputer dan ponsel, beberapa faktor lain dapat berkontribusi, seperti berada di ruangan ber-AC, paparan angin atau udara kering, kurang tidur, serta kebiasaan membaca atau berkonsentrasi dalam waktu lama. Mayo Clinic menyebutkan bahwa lingkungan berangin, berasap, atau kering dapat meningkatkan risiko mata kering. [Referensi: Mayo Clinic, “Dry eyes – Symptoms and causes”]
Dampaknya memang bisa terasa sederhana pada awalnya. Namun, ketika keluhan terus berulang, mata kering dapat membuat aktivitas membaca, bekerja di depan komputer, berkendara, atau menikmati hiburan menjadi kurang nyaman. Itulah alasan mengapa Mata Kering Jangan Disepelein.
Cara Mengatasi Mata Kering dalam Aktivitas Sehari-hari
Setelah mengalami kejadian tersebut, saya mulai mengubah beberapa kebiasaan. Salah satunya adalah memberikan waktu istirahat untuk mata ketika menggunakan ponsel atau komputer terlalu lama. Saya juga berusaha lebih sering berkedip dan tidak terus-menerus menatap layar tanpa jeda.
Cara lain yang dapat dicoba adalah menghindari paparan langsung kipas atau AC ke arah mata, menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta memastikan waktu tidur cukup. Jika menggunakan layar dalam waktu lama, aturan sederhana seperti melakukan jeda secara berkala juga dapat membantu mengurangi ketegangan mata.
Ketika keluhan mata terasa mengganggu, penggunaan tetes mata pelumas atau air mata buatan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu meredakan gejala mata kering. Pilihan produk tentunya perlu disesuaikan dengan kondisi dan petunjuk penggunaannya.
Menemukan Insto Dry Eyes
Setelah kejadian tersebut, saya mulai mencari solusi yang praktis untuk membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada mata. Dari berbagai informasi yang saya temukan, saya mengenal Insto Dry Eyes. Produk tersebut ditujukan untuk membantu memberikan kelembapan pada mata yang mengalami gejala kekeringan.
Saya kemudian mencoba menggunakannya sesuai petunjuk pada kemasan. Bagi saya, keberadaan tetes mata menjadi salah satu hal yang praktis ketika mata mulai terasa sepet dan tidak nyaman setelah beraktivitas di depan layar. Kini, saya juga lebih memperhatikan kemasan Insto Dry Eyes New Packaging agar lebih mudah mengenali produk ketika mencarinya.
Meski begitu, penggunaan tetes mata bukan berarti kita boleh mengabaikan kondisi mata. Jika mata terasa sangat sakit, penglihatan berubah, mengalami kemerahan yang berat, atau keluhan tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mata untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat.
Jangan Tunggu Sampai Mengganggu Momen Penting
Pengalaman tersebut mengajarkan saya satu hal: jangan menunggu sampai mata benar-benar terasa tidak nyaman untuk mulai menjaganya. Rasa sepet, perih, dan lelah mungkin terlihat sederhana, tetapi bisa mengganggu pekerjaan hingga momen berharga bersama orang terdekat.
Sekarang, ketika harus berlama-lama di depan layar, saya lebih sadar untuk memberikan waktu istirahat bagi mata. Saya juga berusaha menjaga pola tidur, mengurangi paparan langsung AC atau kipas, memperbanyak berkedip, dan menyiapkan tetes mata yang sesuai ketika diperlukan.
Bagi saya, menjaga kesehatan mata bukan sekadar agar bisa melihat dengan jelas, tetapi juga supaya tidak kehilangan kesempatan menikmati momen penting. Karena itu, saat mulai merasakan Mata SEpet, PErih, atau LElah, jangan langsung menganggapnya sebagai keluhan SePeLe. Kenali Gejala Mata Kering, lakukan langkah sederhana untuk membantu meredakannya, dan gunakan produk yang sesuai bila diperlukan.
Mari lebih peduli terhadap kesehatan mata dan sebarkan kesadaran bahwa #InstoDryEyes bisa menjadi bagian dari langkah praktis menghadapi mata kering, karena #BebasMataKering tentu membuat aktivitas terasa lebih nyaman. Dan yang paling penting, ingat selalu pesan #MataSePeLeJanganSepelein: gejala kecil pada mata tetap layak diperhatikan.